Kamis, 12 April 2012

Bahasa Pemrograman Terstruktur dan Bahasa Pemrograman Berbasis Objek

Nama  : Reza Maha Putra
Kelas  : 2IA14
NPM   : 55410803

Pengertian Pemrograman Terstruktur 
Pemrograman Terstruktur merupakan suatu proses untuk mengimplementasikan urutan langkah penyelesaian suatu masalah dalam bentuk program dan merupakan suatu aktifitas pemrograman yang dilakukan dengan memperhatikan setiap urutan dari setiap langkah perintah yang dikerjakan secara sistematis, logis , dan tersusun berdasarkan algoritma yang sederhana dan dapat dengan mudah dipahami. Prinsip dari pemrograman terstruktur adalah Jika suatu proses telah sampai pada suatu titik ataupun langkah tertentu , maka proses selanjutnya tidak boleh mengeksekusi langkah sebelumnya ataupun kembali ke baris sebelumnya, kecuali pada langkah – langkah untuk proses pengulangan atau berulang (Loop).
Selain itu, pemrograman terstruktur memiliki sifat-sifat seperti berikut ini :
a. Memuat teknik pemecahan masalah yang logis dan sistematis
b. Memuat algoritma yang efisien, efektif dan sederhana
c. Program disusun dengan logika yang mudah dipahami
d. Tidak menggunakan perintah GOTO
e. Biaya pengujian program relatif rendah
f. Memiliki dokumentasi yang baik
g. Pemrograman tersktruktur unggul dalam melakukan pemrograman sederhana karena lebih efisien dan lebih murah dalam hal perawatannya tetapi permodelan ini lebih susah untuk dipahami oleh orang – orang selain pembuat program itu sendiri.

Bahasa pemrograman yang mendukung pemrograman terstruktur:
1. Cobol Turbo Prolog
2. C
3. Pascal
4. Delphi
5. Borland Delphi

Untuk program yang simpel/sederhana biasanya menggunakan pemrograman terstruktur karena masih mudah dan tidak banyak dilakukan perubahan yang berarti, sedangkan untuk line lebih dari 100 atau bisa dikatakan rumit, maka digunakan pemrograman berorientasi objek. Pemrograman Terstruktur terdiri dari pemecahan masalah yang besar menjadi masalah yang lebih kecil dan seterusnya, sedangkan untuk pemrograman berorientasi objek terdiri dari pengkelompokan kode dengan data yang mana setiap objek berfungsi secara independen sehingga untuk setiap perubahan kode tidak tergantung pada kode yang lainnya, atau lebih dikenal dengan modular. Terdapat juga perbedaan secara spesifik antara Pemrograman Berorientasi Objek dengan Pemrograman Terstruktur, yaitu pada kelas dan objek. Pada Pemrograman Terstruktur tidak terdapat kelas dan objek.

Pengertian Pemrograman Berorientasi Objek
Pemrograman berorientasi objek atau yang lebih dikenal oleh telinga kita dalam dunia pemograman adalah OOP ( Object Oriented Programming) merupakan sebuah paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalamnya dibungkus dalam suatu kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya. Konsep utama dari OOP terletak pada kondisi kode atau line pemogramannya, dimana merupakan sebuah modular.

Kelebihan bahasa pemrograman berbasis obyek :
1.Maintenance; program lebih mudah dibaca dan dipahami, dan pemrograman berorientasi obyek mengontrol kerumitan program hanya dengan mengijinkan rincian yang dibutuhkan untuk programmer.
2.Pengubahan program (berupa penambahan atau penghapusan fitur tertentu); perubahan yang dilakukan antara lain menyangkut penambahan dan penghapusan dalam suatu database.
3.Dapat digunakannya obyek-obyek sesering yang diinginkan, kita dapat menyimpan obyek-obyek yang yang dirancang dengan baik ke dalam sebuah tolkit rutin yang bermanfaat yang dapat disisipkan kedalam kode yang baru dengan sedikit perubahan atau tanpa perubahan pada kode tersebut.


– Encapsulation (pembungkusan)

Encapsulation adalah mekanisme pemrograman yang membungkus kode dan data yang dimanipulasi dan menjaganya supaya terhindar dari interferensi dan penggunaan yang tidak perlu. Salah satu caranya dengan membentuk objek.

– Inheritance (pewarisan)

Inheritance memungkinkan programer meletakkan member yang sama dalam satu class dan class-class lain dapat mewarisi member tersebut. Class yang mengandung member yang sama dari beberapa class lain dinamakan superclass atau parent class. Class yang mewarisi dinamakan subclass atau child class. Inheritance menghasilkan class hierarchy.

– Polymorphism (polimorfisme –perbedaan bentuk)

Polymorphisme artinya mempunyai banyak bentuk. Dua objek atau lebih dikatakan sebagai polymorphic, bila objek-objek itu mempunyai antar muka yang identik namun mempunyai perilaku-perilaku yang berbeda.
Bahasa pemrograman yang mendukung OOP antara lain:
1. Visual Foxpro
2. Java
3. C++
4. Pascal (bahasa pemrograman)
5. Visual Basic.NET
6. SIMULA
7. Smalltalk
8. Ruby
9. Python
10. PHP
11. C#
12. Delphi
13. Eiffel
14. Perl
15. Adobe Flash AS 3.0

Kelebihan
• Lebih mudah digunakan dalam pembangunan sistem dibandingkan dengan SSAD.
• Waktu pengembangan OOAD , level organisasi, ketangguhan,dan penggunaan kembali (reuse) kode program lebih tinggi Dibandingkan dengan SSAD.
• Tidak ada pemisahan antara fase desain dan analisis, sehingga meningkatkan komunikasi antara user dan developer dari awal hingga akhir pembangunan sistem.
• Analis dan programmer tidak dibatasi dengan batasan implementasi sistem, jadi desain dapat diformliasikan yang dapat dikonfirmasi dengan berbagai lingkungan eksekusi.
• Relasi obyek dengan entitas (thing) umumnya dapat di mapping dengan baik seperti kondisi pada dunia nyata dan keterkaitan dalam sistem.
• Memungkinkan adanya perubahan dan kepercayaan diri yang tinggi terhadap kebernaran software yang membantu untuk mengurangi resiko pada pembangunan sistem yang kompleks (Booch, 2007).
• Encapsliation data dan method, memungkinkan penggunaan kembali pada proyek lain, hal ini akan memperingan proses desain, pemrograman dan reduksi harga.
• Memungkinkan adanya standarisasi obyek yang akan memudahkan memahami desain dan mengurangi resiko pelaksanaan proyek.
• Dekomposisi obyek, memungkinkan seorang analis untuk memecahkan masalah menjadi pecahan-pecahan masalah dan bagian-bagian yang dimanage secara terpisah.

KESIMPULAN :
pemrograman berorientasi objek cocok digunakan untuk pembuatan software yang rumit dan kompleks karena memberikan berbagai kemudahan kepada pemrogram seperti yang telah disebutkan diatas. OOP lebih mudah dipelajari bagi pemula dibanding dengan pendekatan sebelumnya, dan pendekatan OOP lebih mudah dikembangkan dan dirawat.

  • Terstruktur : Fokus pada bagaimana cara komputer menangani masalah
  • OOP : Fokus pada masalah yang ditangani dengan menggunakan komputer.

Dengan OOP, kita dapat mengimplementasikan objekt data yang tidak hanya memiliki ciri khas (attribut), melainkan juga memiliki metode untuk memanipulasi attribut tersebut. Singkatnya, OOP memiliki keunggulan dari konsep pemrograman terstruktur.

Partner:
Nama : Rizky Nuryandi

Npm  : 56410181
Blog  : http://rizkynuryandi.co.cc/2012/04/bahasa-pemrograman-terstruktyr-dan.html

Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Pemrograman_berorientasi_objek
http://id.wikipedia.org/wiki/Pemrograman_terstruktur
http://www.facebook.com/note.php?note_id=206003366087101
http://darkdevil4bloodyvenus.wordpress.com/
http://hikaru92.blogspot.com/

Jumat, 23 Maret 2012

Pemograman Berbasis Objek (Penggunaan Program Java)

  • Listing Program 

import javax.swing.*;
public class hitung
{
    public static void main(String[] args)
   {
        String Panjang = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan nilai Panjang:");
        float A = Integer.parseInt(Panjang);
        String Lebar = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan nilai Lebar:");
        float B = Integer.parseInt(Lebar);
        String Tinggi = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan nilai Tinggi:");
        float C = Integer.parseInt(Tinggi);
        String pilihan = JOptionPane.showInputDialog("Menu :\n1. Luas Alas\n2. Volume Prisma");
        int Menu = Integer.parseInt(pilihan);
        switch (Menu)
       {
           case 1 : JOptionPane.showMessageDialog(null,"Hasil Luas Alas = "+(A*B));
           break;
           case 2 : JOptionPane.showMessageDialog(null,"Hasil Volume Prisma = "+(A*B*C));
           break;
           default : JOptionPane.showMessageDialog(null,"Maaf, pilihan anda tidak ada");
      }
   }
}


  • Input (Memasukan Nilai)









  • Output (Setelah Memilih menu Hitung akan mendapatkan hasil seperti dibawah ini)



  • Logika

Pada program diatas kita menggunakan java GUI, yang mana merupakan suatu metode untuk antar muka komputer berbasis grafis. GUI di gunakan untuk mempercantik tampilan dan memberi kemudahan bagi penggguna program. Program diatas juga menggunakan interface windows yaitu sering disebut dalam java yaitu JFrame. Dalam lingkup java sebuah unterface windows dikenal dengan sebutan frame. Frame disini berfungsi mempresentasikan suatu area dilayar yang berisi sejumlah objek lain untuk mempresentasikan ke pada user.

Import Javax.swing.*;
Source diatas berfungsi sebagai pemanggilan kelas (import) dari java, dimana kita enggunakan kelas swing dan kita mengambil semua isi yang ada didlam kelas swing tersebut dengan tanda” * ”.

public class hitung
Source diatas berfungsi sebagai pembuat kelas dengan nama hitung.

String Panjang = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan nilai Panjang:");
Digunakan untuk menampilkan kotak input dialog yang berisi kata "Masukan nilai panjang " 
float A = Integer.parseInt(Panjang);
digunakan untuk meng-input data yang berupa bilangan integer.

JOptionPane.showMessageDialog 
Digunakan untuk menampilkan hasi dalam kotak input dialog. Dalam perinah ini biasanya berisi formula atau kondisi yang digunakan. misalnya memasukkan rumus yang akan digunakan untuk menghiung program yang dimasukkan. contoh :
case 1 : JOptionPane.showMessageDialog(null,"Hasil Luas Alas = "+(A*B));
Untuk mencari hasil luas alas, maka yang dimasukkan adalah rumus (A*B) 

Import javax.swing.*;
public class hitung
{
    public static void main(String[] args)
   {
        String Panjang = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan nilai Panjang:");
        float A = Integer.parseInt(Panjang);

Maksudnya adalah memasukkan nilai inputan kedalam program tersebut.
bilangan yang dimasukkan berupa bilangan integer.
jika semua input sudah dimasukkan, maka dilajutkan dengan membuat perintah 

String pilihan = JOptionPane.showInputDialog("Menu :\n1. Luas Alas\n2. Volume Prisma");
        int Menu = Integer.parseInt(pilihan);
        switch (Menu)
       {

codingan diatas adalah listing program untuk menampilkan vokume prisma.

case 1 : JOptionPane.showMessageDialog(null,"Hasil Luas Alas = "+(A*B));
break;
case 2 : JOptionPane.showMessageDialog(null,"Hasil Volume Prisma = "+(A*B*C));
break;

Codingan ini adalh rumus untuk menghitung dan menampilkan hasil dari luas alas dan volume prisma.

default : JOptionPane.showMessageDialog(null,"Maaf, pilihan anda tidak ada");

Adalah optional yang dipakai ketika semua inputan yang dimasukkan tidak ada atau input yang dimasukkan salah.



Partner :
Nama  : Rizky Nuryandi
NPM  : 56410181
blog     : http://www.rizkynuryandi.co.cc/2012/03/pemograman-berbasis-objek-penggunaan.html